Inhouse Project


Assalamu’alaikum…

 

Tahun 2018 do’a saya adalah agar diberikan berkah yang lebih banyak oleh Allah SWT dan bisa punya usaha di bidang interior secara mandiri. Saya memilih resign dari pekerjaan sebagai arsitek di suatu konsultan arsitektur di Kota Jambi dan bersama suami sedang membangun usaha mulai dari nol kembali. Dikarenakan tahun ini saya mau lahiran, suami menyarankan untuk berhenti bekerja dan fokus sebagai ibu rumah tangga saja. Sebenarnya lebih tepatnya arsitek berkedok ibu rumah tangga ūüėÄ . Tujuannya adalah agar tidak terlalu lelah dan bisa jaga anak di rumah nantinya. Menerima pekerjaan hanya freelance saja agar tak habis waktu di kantor saja. Banyak yang menyayangkan tapi hidup itu pilihan. Ketika Tuhan memberi pilihan antara uang dan anak, tentu saja saya memilih anak. Waktu dan diri saya, saya dedikasikan untuk keluarga saja. Toh, rezeki tidak akan pernah tertukar bukan?

Nah, bermula dari kesukaan saya menjahit, crafting,¬†dan suka¬†home decor¬†, suami punya ide saat itu. “Gimana kalau kita punya usaha mandiri kecil-kecilan saja untuk memulai? Sampai kapan mau kerja sama orang terus, selamanya kita akan jadi karyawan…” Berbulan-bulan saya berpikir, antara ragu, bimbang, dan rasa takut tak punya uang, saya terus berpikir dan akhirnya akhir tahun kemarin saya putuskan untuk¬†resign.¬†Sebenarnya tidak terlalu disetujui oleh atasan, tapi sayangnya saya lebih nurut suami ketimbang bos. Hehe…

Dengan modal terbatas dan keinginan yang banyak, akhirnya kami putuskan untuk menjual cushion, wall art, dan pernak pernik rumah untuk memulai. Di permulaan saya resign dari pekerjaan, ternyata masih banyak orang-orang yang meminta bantuan desain saya untuk proyek kecil-kecilan. Dari mulai taman sudut, interior, sampai pada pondok pesantren. Selama ini juga saya banyak mendesain masterplan dan juga pondok pesantren. Dan saya mulai menyukainya.

LOGO INHOUSE 1

Ketika lama berdiskusi dengan suami, akhirnya kami membentuk rumah produksi sendiri yang kami beri nama -INHOUSE PROJECT- . Di rumah produksi ini kami membuat beragam pernak-pernik home decor¬†,¬†wall art , taplak meja,¬†cushion cantik, cover¬†galon,¬†storage box,¬†dan beragam kebutuhan¬†home decor¬†lainnya. Di samping itu kami juga masih melayani jasa desain interior, arsitektur, dan juga masterplan secara¬†freelance. Saya dan suami pun berbagi tugas, saya di rumah mendesain dan menyiapkan pernak pernik¬†home decor,¬†dan suami saya yang bergerak kesana-kesini untuk mencari bahan-bahan interior yang mau dibuat dan juga bertemu klien. Tiba saatnya presentasi, saya yang maju. Hehe… Ternyata berdua jauh lebih baik.¬†Yah, mudah-mudahan ini permulaan yang baik untuk tetap berkarir di rumah. Menjalani hobi yang menghasilkan, bukankah itu menyenangkan?

Untuk memudahkan publikasi, akhirnya, kami pun mengelola akun Instagram¬†¬†inhouse_project¬†. Berhubung akun Facebooknya belum terkelola dengan baik, jadi saya belum bisa¬†share¬†linknya ya… ūüėÄ ūüėÄ

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s