Interior Rumah Madu Hutan Jambi Berkonsep Pop Cozy & Clean


Assalamu’alaikum… 😀

Akhir tahun kemarin saya mendapat proyek interior dari teman saya dan suami. Beliau adalah pengusaha madu hutan. Beliau ingin merenovasi rumahnya agar lebih cozy dan berwarna karena beliau bekerja di rumah. Dari diskusi yang ada, beliau ingin desain yang clean dan simple. Rumah beliau terletak di sebuah komplek perumahan di Kota Jambi.

SC 24

Ruang tamu

Rumah tersebut baru dibangun beberapa tahun lalu dan baru saja finishing hanya saja interiornya belum tersentuh. Ada beberapa ruangan yang ingin direnovasi, terutama adalah ruangan dapur yang fungsinya juga kadang juga untuk menerima tamu. Nah, ruang tamu lebih saya tonjolkan dengan warna kuning dan hitam mengambil tema lebah, dan dibeberapa bagian saya tambahkan elemen heksagonal sebagai bentuk dasar dari rumah madu lebah.

SC 16 a

Ruang Tamu

Dinding finishing area dapur ini finishingnya dengan semen acian halus, masih rapi dan belum rusak sehingga saya tidak perlu mencatnya. Hanya saya menonjolkan salah satu bagian dinding dengan wallpaper bata ekspos putih untuk menyesuaikan dengan warna semen acian halus yang dominan agar lebih monokrom. Karena area ini adalah area yang sangat sering dijamah, saya pilihkan sofa berwarna hitam agar tidak mudah kotor. Coffee table berwarna putih berbentuk heksagonal panjang melengkapi area ini dengan aksesoris tanaman berwarna hijau. Karpet bulu berwarna abu-abu saya pilih yang sesuai dengan warna dasar ruangan. Kursi bar sebenarnya merupakan bagian dari ruang dapur, namun warnanya saya sesuaikan dengan tema ruang tamu sebagai batas terakhir dari ruang tamu.

SC 26 a

Ruang tamu

Pemanis dari ruangan ini saya pilih stool berwarna kuning dan cushion bulu berwarna kuning yang nyaman untuk sandaran di sofa. Ada beberapa bantalan dinding berbentuk heksagonal berwarna hitam dan kuning sebagai tempat meletakkan pajangan dan barang-barang kecil yang fungsional di ruangan ini. Bantalan dinding dan coffee table berbentuk heksagonal ini untuk mempertegas tema ruangan sebagai rumah madu hutan jambi. Wall art  dengan tema monokrom menjadi pelengkap dari ruangan ini untuk mengisi dinding ruangan yang kosong. Di sisi paling kanan saya letakkan jam dinding sebagai pengingat waktu agar tamu menjadi ingat waktu ketika berkunjung.

SC 18

Ruang tamu

Standing lamp disini berfungsi sebagai penerangan ketika membaca buku di sofa yang nyaman ini. Dan hanging lamp bertema industrial lebih cocok untuk digantung di plafon dengan finishing  acian semen,

sc 27

Ruang Tamu

Pintu kaca saya beri gorden dengan tema monokrom untuk menjaga privasi pemilik rumah ketika malam hari. Dan juga ketika sore untuk membatasi cahaya berlebihan yang masuk ke dalam ruangan.

SC 17

Dinding di dekat pintu menuju ruangan lain yang terlalu polos saya tambahkan bantalan dinding berwarna hitam. Backgroundnya saya cat dengan cat berwarna kuning terang agar tak terlalu kosong. Fungsinya untuk meletakkan benda-benda kecil yang dibutuhkan  maupun pajangan koleksi pemilik rumah.

SC 20

Berdasarkan kebutuhan pemilik rumah, beliau memiliki barang-barang yang berantakan seperti alat-alat pancing yang belum memiliki tempat penyimpanan, juga mainan anak-anak yang sangat banyak di rumah itu. Salah satu dinding di antara kolom bangunan di depan kitchen set  saya desainkan sebuah rak dan lemari untuk menyimpan alat-alat pancing, alat pel, sapu, mainan anak-anak, dan juga perkakas rumah lainnya. Lemari dan rak tersebut menggunakan kayu palet yang sudah dioven agar lebih awet. Dan bagian atasnya saya gunakan bantalan-bantalan dinding \untuk menyimpan sesuatu yang berantakan di dalam box-box plastik yang tersusun rapi di rak tersebut. Alat-alat yang agak terlihat berantakan bisa disimpan di dalam box-box rotan dan juga box-box plastik tersebut.

SC 23

Area dapur adalah area kekuasaaan sang ibu. Beliau menginginkan suasana yang lebih kalem dan bersih sehingga saya pilihkan warna kayu yang soft untuk finishing kitchen set ini dan juga warna putih sebagai pemanis dan memperkuat tema clean pada dapur.Rak hanya saya buat di bagian bawah saja untuk menyimpan peralatan masak yang mungkin agak terlihat kotor dan berantakan. Dan untuk barang-barang yang sering digunakan saya gunakan bantalan dinding untuk memudahkan pemilik rumah mengambil peralatan-peralatan makan. Area ini adalah area dapur bersih, karena dapur kotor terletak di luar.

SC 5

Ruangan ini dibuat tanpa sekat agar lebih luas, di ruangan ini saya menggabungkan 2 tema, dan yang memisahkan area ruangan ini adalah warna.

SC 22sc 29

Beralih ke ruang kerja pemilik rumah, beliau masih menginginkan warna-warna soft  coklat kayu dan putih sebagai warna dominan ruangan. Dan saya tambahkan warna hitam untuk memperkuat kesan monokrom. Pemilik rumah memiliki banyak koleksi buku, rak dibagian kanan sebagai tempat buku-buku beliau. Mengapa saya letakkan rak di bagian kanan? Tujuannya adalah untuk memudahkan pemilik mengambil buku meskipun sambil duduk. Jika beliau kidal, maka rak saya mirror ke sebelah kiri.

sc 29asc 31c

Untuk ruangan anak, ada satu kamar yang 2 anak perempuan harus berbagi kamar bersama-sama. Mereka butuh meja belajar dan meja belajar mini yang digantung beserta ambalan-ambalan gantungnya menurut saya lebih cocok untuk 1 ruangan yang tidak terlalu besar ini. Ketika mereka butuh privasi, lebih adil jika meja belajarnya dibuat sepasang seperti ini.

Proyek     : Interior Rumah Madu Hutan Jambi

Tahun      : 2017-2018

Status       : on progress

Owner      : Ibu Candra Lela

Lokasi      : Pasir Putih, Kota Jambi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s